Arsip Tag: syar’i

Putus Asa

Di lembar pertama Kitab Mulakhkhosh, saya pernah menuliskan,

“Hilangkanlah keputus-asaan
dengan berusaha ….”

Seingat saya, kalimat itu saya dengar dari Ustadz Aris Munandar hafizhahulloh di salah satu pengajian beliau. Kalimat yang sederhana namun sangat berbekas di hati. Jazahullohu khayran.

Bayan Lepas, 6 Desember 2013,
Athirah

Deg-Degan

Deg-degan ….

 

Bulan Ramadhan insyaalloh 1,5 bulan lagi

Bisa ketemu Ramadhan tahun ini enggak ya?

Bisa ikhlas menjalani Ramadhan enggak ya?

Bisa lebih maksimal beramal shalih pas waktu itu tiba enggak ya?

Bisa lebih optimal dalam menyebar semangat Ramadhan ke orang-orang yang disayang enggak ya?

Bisa dapat lailatul qadr enggak ya?

Bisa diterima amalnya selama Ramadhan enggak ya?

Bisa semakin meningkat dalam ketakwaan selepas Ramadhan enggak ya?

Bisa masuk surga Firdaus Al-A’la karena amal Ramadhan tahun ini enggak ya?

 

Deg-degan ….

Harap-harap cemas ….

 

 

Bandar Universiti, 2 Juni 2012

Athirah

Tergores dan Tersandung

Tidaklah seseorang terkena goresan [ranting] atau tersandung melainkan akibat dosa yang ia perbuat”. [Jami’ul Bayan fi Ta’wilil Quran 9/236 , Al-Qurthubi, Muassah Risalah, cet.1, 1420 H]

Sumber: Facebook social plugin di blog Ustadz Aris Munandar hafizhahullah

(*) Nasihat ini bagus diingat pas kita kesandung, terluka, terantuk batu, kejedot dinding, atau terkena jenis “kecelakaan ringan” lainnya.

EKSKLUSIF: Berita Jihad Salafiyyin vs Syi’ah di Dammaj (update tiap hari)

Sumber: http://basweidan.wordpress.com/2011/11/28/berita-jihad-salafiyyin-vs-syiah-di-dammaj-updated/

***

Berita hari Rabu, 5 Muharram 1433 H.

Hari ini masih diwarnai dengan sejumlah unsur Hutsiyyin yang memperketat pengepungan atas Ahlussunnah di Dammaj. Mereka mengira bahwa dengan seperti itu mereka bisa memutus rezeki Allah atas kaum mukminin. Serangan dengan senjata berat terus berlangsung sepanjang kemarin siang, akan tetapi Allah menyelamatkan para ikhwah. Demikian pula tembakan-tembakan sniper terus terdengar dari waktu ke waktu.

Ada seorang akhuna yg mengirimkan rekaman 2 rekaman video dari Dammaj, yg salah satunya menunjukkan bekas-bekas serangan roket, sedangkan yg satu lagi memperdengarkan suara amunisi, ledakan, dan desingan peluru. silakan download di sini.

Lalu akhuna Shalih Al Kurdy dari Mekkah mengabarkan bahwa Syaikh Rabi’ Hafizhahullah telah berusaha menelpon Syaikh Yahya beberapa kali, akan tetapi belum berhasil diangkat.

Kami kabarkan pula bahwa ada seorang santri yang terkena tembakan sniper, yang insya Allah informasi selengkapnya akan kami sampaikan nanti.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10492

——————————————————————————

Berita hari ini, Kamis 6/1/1433 H.

Hari ini masih diwarnai dengan gencarnya tembakan2 sniper syi’ah terhadap warga Dammaj. kemarin ada salah seorang santri bernama Isma’il As Sufi (إسماعيل السوفي) yang syahid -insya Allah- karena tertembak oleh sniper.

berikut ini adalah sekumpulan foto dan video dari Daarul Hadits Dammaj.

ini link2 video:

(video yg menunjukkan sebuah toko yg kosong)
(video yg menunjukkan salah satu rumah santri yang kejatuhan mortir)
(video salah satu tempat pembuatan roti yg tak lagi berfungsi akibat tidak adanya pasokan BBM dan tepung selama lebih dari 40 hari !!)
adapun foto2nya bisa antum lihat di sini.
salah satunya ialah bekas2 peluru yg mengenai bangunan Daarul Hadits, bahkan jendela2 mesjid pun terpaksa ditutup dengan tembok bata demi menghindari tembakan para sniper syi’ah yg tidak mengindahkan kehormatan mesjid sebagai tempat ibadah kaum muslimin, la’natullaahi ‘alaihim !!

foto-foto di atas menunjukkan betapa tragisnya kondisi warga dammaj yg dikepung dan tidak mendapatkan pasokan bahan2 kebutuhan primer sehari-hari selama 45 hari…

video parit-parit keamanan yg dibikin oleh para ikhwah.Video lembaran plastik yg dibentangkan di gang-gang untuk melindungi warga yg lalu-lalang dari tembakan sniper.

Video rumah penduduk yg seperempat atapnya roboh akibat kejatuhan mortir.

Pompa air yang hendak dihancurkan oleh syi’ah.

Setumpuk roti berjamur yg sudah mengeras dan terpaksa dimakan oleh para santri akibat minimnya bahan pangan.

________________________________________________________________

Berita hari Jum’at, 7/1/1433 H.

Hari ini masih diwarnai oleh serangan mortir dan berbagai macam senjata berat lainnya oleh pihak syi’ah terhadap Dammaj. Agaknya mereka sengaja melakukan hal tsb sebagai persembahan untuk kepala wilayah Dammaj, karena telah meminta gencatan senjata dengan pihak Ahlussunnah.

Ada pula yg memberitakan akan kemungkinan datangnya mediator dan panitia baru (untuk mendamaikan).

Sementara ini, pengepungan masih berlaku atas Dammaj -bumi ilmu dan ulama-. Akan tetapi Allah-lah yang memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Tembakan sniper masih terus terjadi. Mortir hawn juga terus berjatuhan. Semoga Allah menjaga para auliya’-Nya yang beriman, dan memalingkan semua mortir dan tembakan dari Dammaj dan warganya, serta menyelamatkan mereka darinya.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10523

—————————————————————————————–

Berita tambahan hari ini, Jum’at ( 7/1/1433 H):

Akhuna Nasir Al liiby (santri Libya) terkena pecahan mortir kaliber 37 mm di tangan dan pahanya, namun kondisinya alhamdulillah baik-baik saja.

Demikian pula dengan seorang anak umur 4 tahun yg terkena pecahan mortir di pipinya, namun telah ditangani oleh dokter2 ahli.

Sementara ini baku tembak sedang dihentikan, dan tersiar kabar bahwa Abu Ali Al Hakim (komandan Syi’ah yg busuk itu) tewas, wallaahu a’lam sejauh mana kebenarannya.

Ada pula kabar yang intinya bahwa Faris Manna’ (kepala daerah Sha’dah) mengirimkan permohonan damai dan gencatan senjata kepada warga Dammaj, dan meminta pembukaan blokade supaya bahan pangan bisa masuk. Barang kali ini termasuk indikasi yg menguatkan kebenaran tewasnya Abu Ali Al Hakim itu.

Dikabarkan pula bahwa Faris Manna’ sedang menyiapkan tim wartawan & wartawati dari kalangan syi’ah, dan mereka hendak datang ke Dammaj. Akan tetapi boleh jadi ini merupakan tipu daya baru.

Dikabarkan pula bahwa Basunduwah selaku perdana menteri sedang membentuk tim penyidik di Dammaj yang terdiri dari sejumlah anggota dewan, reporter, dokter, dll.

Dikabarkan pula bahwa Husein Al Ahmar dll sedang mengepalai delegasi baru dan ingin memasukkan kafilah. Ia juga ingin agar kondisi kembali seperti sediakala saat sebelum pengepungan, dan masing-masing pihak tetap berada di wilayahnya. Namun agaknya -wallahu a’lam- ini merupakan tipuan baru untuh mengalihkan orang-orang yang datang dari Wailah (untuk memerangi syi’ah).

ويمكرون ويمكر الله والله خير الماكرين

————————————————————————————————-

Beberapa narasumber lokal -sebagaimana yg dilansir oleh banyak media massa- mengabarkan bahwa panglima besar syi’ah yg selama ini menguasai wilayah Sha’dah, yg bernama Abu Ali Al Hakim, telah berhasil dibunuh lewat ranjau yang dipasang oleh para mujahidin Dammaj, yang berhasil meledakkan mobilnya ketika menuju wilayah Kitaf untuk mengoordinir sejumlah besar pasukan syi’ah di sana. Kabarnya, tubuh si rafidhi busuk ini hancur lebur bahkan kepalanya terlepas dari tubuhnya… semoga Allah menghancurkan seluruh dedengkot hutsiyin dan para pengikutnya, dan membersihkan bumi Yaman dari mereka

Menurut akhuna Abu Ayyub Al Faransi (santri asal Perancis), sebelum maghrib tadi ada tiga unit truk berisi makanan dan tiga unit ambulan plus obat-obatan yang tiba di Dammaj, walaupun seperempat muatan bahan pangan sempat disita oleh Hutsiyin. Alhamdulillah ala kulli haal.

———————————————————————————————————-

Berita hari Sabtu, 8/1/1433 H

Kemarin sore kafilah bantuan logistik berhasil masuk ke Dammaj, dan sebagaimana tradisi jahat kaum Rafidhah, mereka merampas seperlima bantuan tersebut tanpa alasan. Akan tetapi hari ini mereka merampas sepertiganya dan menguasai harta serta makanan rakyat.

Mereka semakin terbakar kedengkian dan gundah gulana melihat masuknya bala bantuan logistik ke daerah ahlussunnah, sehingga merampas sepertiganya secara zhalim.

Mereka demikian stress dan hampir saja gila melihat kondisi di lapangan. Mereka tak percaya bagaimana masyarakat yang terkepung selama lebih dari 47 hari, dan jumlah mereka lebih dari 10 ribu jiwa; kok bisa bertahan hidup??

Akan tetapi tetap saja kehendak Allah yang menang.

Saking dengkinya dengan datangnya bantuan logistik, mereka semalaman gencar menyerang dengan senapan dan senjata menengah lainnya, bahkan sampai berita ini dilansir pun penembakan masih terjadi. Namun alhamdulillah, semua warga dalam keadaan sehat dan tenteram.

Atas izin Allah, kemenangan akan datang segera dan propinsi Sha’dah hari ini sedang panas akibat kezhaliman kaum Rafidhah Hutsiyin… dalam beberapa hari kedepan, antum insya Allah akan mendengar sejumlah kabar gembira tentang kemenangan besar !!

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10536

Tambahan berita untuk kemarin:

Di antara bentuk kebusukan syi’ah ialah ketika salah seorang ikhwah hendak masuk dengan kendaraan yg dimuati 100 tabung gas dan 300 sak tepung, bersama dengan kafilah bantuan internasional. Maka pihak Hutsiyin menyandera kendaraan tersebut dan membolehkan bantuan internasional.
Kemarin ada dua orang ikhwah yang terluka, salah satunya adalah Zakariya Al Yafe’i (terkena pecahan mortir di muka), dan akh Imad As Sudani (santri asal Sudan) yg cedera ringan. Semoga Allah menyembuhkan mereka segera.

Seharian kemarin terjadi tembakan sniper yang sangat gencar bak air hujan. Doakan ikhwan2 supaya dilindungi oleh Allah.

Sumber: sda
—————————————————————————————
Berita hari Ahad, 9 Muharram 1433 H

Hari ini masih diwarnai oleh pengepungan ketat atas Dammaj, negeri ilmu dan tauhid.

Penembakan sniper masih terus terjadi, dengan berbagai macam senjata ringan dan menengah. Bahkan hampir tak tersisa satu rumah santri pun melainkan terkena tembakan peluru, saking banyaknya. Wanita dan anak-anak pun jadi terbiasa mendengar desingan peluru yg mengganggu tsb… yang kadang memecahkan jendela, menembus pintu, melukai tembok lempung, menembus tandon air di atap, atau melubangi pipa air, dsb…
Para santri tetap bertahan di tempat2 perlindungan mereka dan banyak mengingat Allah… bertasbih setiap siang dan malam, sembari menunggu pertolongan Allah yg insya Allah semakin dekat. Mereka percaya penuh kepada Allah, dan seakan melihat pertolongan Allah dengan mata kepala mereka sendiri.

Alhamdulillah, Allah sering memalingkan peluru2 tadi dari mengenai Ahlussunnah.

Dikabarkan bahwa ada tim penengah dari San’a -untuk kesekian kalinya- yg akan datang (ke Dammaj). Dan mereka semakin tahu siapa sebenarnya Hutsiyyin yang selalu berkhianat tsb.

Koresponden di lapangan mengabarkan bahwa pihak Palang Merang sempat datang untuk mengevakuasi jenazah Hutsiyin yg tewas di Gunung Barraqah. Mereka ada 13 mayat yang salah satunya menggenggam granat sehingga tidak bisa mereka evakuasi dan terpaksa minta tolong pihak syi’ah untuk membantu evakuasi. Akan tetapi para santri melarang mereka untuk naik kecuali tanpa membawa senjata dan peralatan perang, dan dengan syarat tidak boleh membawa serta amunisi dan senjata dari korban Hutsiyin. Alhamdulillah, ini merupakan izzah bagi Ahlussunnah dan kehinaan bagi Hutsiyyin.

————————————————————————————
Berita kemenangan dari Hajur
Perang terus berlangsung antara pasukan Hajur (daerah asal Syaikh Yahya) yg pemberani dengan pihak Hutsiyyin. Para mujahidin Hajur berhasil memukul mundur kaum rafidhah dan menimpakan kerugian besar atas mereka. Beberapa hari lalu mereka berhasil menyapu bersih sejumlah gunung dan desa dari kaum syi’ah, seperti jabal Haddain, Dandal, Niyabah, Bilad Mazra’ah, Jabal Sallaq dan Mantiqah Syathain.

Mujahidin juga mendapat ghanimah cukup banyak berupa 1 unit artileri kaliber 14,5, 1 unit artileri Cheki, 5 pucuk senapan sniper, 50 pucuk senapan dan sejumlah besar amunisi, plus 2 unit RPG (rudal anti-tank).

Mujahidin juga berhasil meledakkan 2 unit Hummer (kendaraan lapis baja) dan menawan 5 orang Hutsiyyin yang salah satunya adalah komandan tinggi. Dan sekarang mereka sedang mengepung seorang komandan lagi di daerah Khaulan Amir.

Pihak rafidhah kemarin berusaha menguasai Jabal Qarr, namun mereka dihadang oleh pasukan Hajur yang gagah berani, dan atas karunia Allah, mujahidin berhasil memukul mundur mereka.
Hari ini, seluruh warga dan tokoh Hajur berjanji setia untuk memerangi Hutsiyyin, dan korban tewas di pihak Hutsiyyin sudah mencapai 50 orang sampai saat ini.

Walhamdulillaahi rabbil ‘alamien. Kesudahan yang baik ialah bagi orang-orang yg bertakwa, dan kecelakaan bagi orang-orang durjana.

Demikianlah berita yg disampaikan oleh salah seorang ikhwan warga Hajur.

sumber: http://aloloom.net/vb/showthread.php?t=10545

Kita Sambut Muharram: Amalan Sunnah di Bulan Muharram

1. Memperbanyak puasa selama bulan Muharram

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أفضل الصيام بعد رمضان ، شهر الله المحرم

“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

ما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتحرى صيام يوم فضَّلة على غيره إلا هذا اليوم يوم عاشوراء ، وهذا الشهر – يعني شهر رمضان

“Saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih satu hari untuk puasa yang lebih beliau unggulkan dari pada yang lainnya kecuali puasa hari Asyura’, dan puasa bulan Ramadlan.” (HR. Al Bukhari & Muslim)

2. Puasa Asyura’ (puasa tanggal 10 Muharram)

Dari Abu Musa Al Asy’ari radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

كان يوم عاشوراء تعده اليهود عيداً ، قال النبي صلى الله عليه وسلم : « فصوموه أنتم ».

Dulu hari Asyura’ dijadikan orang yahudi sebagai hari raya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasalah kalian.” (HR. Al Bukhari)

Dari Abu Qatadah Al Anshari radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

سئل عن صوم يوم عاشوراء فقال كفارة سنة

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Asyura’, kemudian beliau menjawab: “Puasa Asyura’ menjadi penebus dosa setahun yang telah lewat.” (HR. Muslim & Ahmad)

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

قَدِمَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمَدِينَةَ وَالْيَهُودُ تَصُومُ عَاشُورَاءَ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ ظَهَرَ فِيهِ مُوسَى عَلَى فِرْعَوْنَ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – لأَصْحَابِهِ « أَنْتُمْ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْهُمْ ، فَصُومُوا ».

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai di Madinah, sementara orang-orang yahudi berpuasa Asyura’. Mereka mengatakan: Ini adalah hari di mana Musa menang melawan Fir’aun. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat: “Kalian lebih berhak terhadap Musa dari pada mereka (orang yahudi), karena itu berpuasalah.” (HR. Al Bukhari)

Keterangan:

Puasa Asyura’ merupakan kewajiban puasa pertama dalam islam, sebelum Ramadlan. Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz radliallahu ‘anha, beliau mengatakan:

أرسل النبي صلى الله عليه وسلم غداة عاشوراء إلى قرى الأنصار : ((من أصبح مفطراً فليتم بقية يومه ، ومن أصبح صائماً فليصم )) قالت: فكنا نصومه بعد ونصوّم صبياننا ونجعل لهم اللعبة من العهن، فإذا بكى أحدهم على الطعام أعطيناه ذاك حتى يكون عند الإفطار

Suatu ketika, di pagi hari Asyura’, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seseorang mendatangi salah satu kampung penduduk Madinah untuk menyampaikan pesan: “Siapa yang di pagi hari sudah makan maka hendaknya dia puasa sampai maghrib. Dan siapa yang sudah puasa, hendaknya dia lanjutkan puasanya.” Rubayyi’ mengatakan: Kemudian setelah itu kami puasa, dan kami mengajak anak-anak untuk berpuasa. Kami buatkan mereka mainan dari kain. Jika ada yang menangis meminta makanan, kami memberikan mainan itu. Begitu seterusnya sampai datang waktu berbuka. (HR. Al Bukhari & Muslim)

Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, puasa Asyura’ menjadi puasa sunnah. A’isyah radliallahu ‘anha mengatakan:

كان يوم عاشوراء تصومه قريش في الجاهلية ،فلما قد المدينة صامه وأمر بصيامه ، فلما فرض رمضان ترك يوم عاشوراء ، فمن شاء صامه ، ومن شاء تركه

Dulu hari Asyura’ dijadikan sebagai hari berpuasa orang Quraisy di masa jahiliyah. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melaksanakn puasa Asyura’ dan memerintahkan sahabat untuk berpuasa. Setelah Allah wajibkan puasa Ramadlan, beliau tinggalkan hari Asyura’. Siapa yang ingin puasa Asyura’ boleh puasa, siapa yang tidak ingin puasa Asyura’ boleh tidak puasa. (HR. Al Bukhari & Muslim)

3. Puasa Tasu’a (puasa tanggal 9 Muharram)

Dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, beliau menceritakan:

حين صام رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم عاشوراء وأمر بصيامه ، قالوا : يا رسول الله ! إنه يوم تعظمه اليهود والنصارى ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ((فإذا كان العام المقبل ، إن شاء الله ، صمنا اليوم التاسع )) . قال : فلم يأت العام المقبل حتى تُوفي رسول الله صلى الله عليه وسلم

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa Asyura’ dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. Kemudian ada sahabat yang berkata: Ya Rasulullah, sesungguhnya hari Asyura adalah hari yang diagungkan orang yahudi dan nasrani. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tahun depan, kita akan berpuasa di tanggal sembilan.” Namun, belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah diwafatkan. (HR. Al Bukhari)

Sumber: http://muslimah.or.id/fikih/muharram.html

Dahulukan Makanan Pokok

Sebagai mantan pengguna facebook, saya tidak memungkiri beberapa manfaat ber-FB. Salah satu manfaat yang sangat terasa adalah bisa mendapat banyak faedah ilmu diniyyah dari banyak teman dalam waktu yang cepat. Bayangkan, dalam sehari hampir setiap orang membagi status, catatan, dan tautan yang sarat faedah ilmiah. Ragamnya pun rupa-rupa: akidah, fikih, hadits, tazkiyatun nufus, fatwa ulama, tarbiyatul abna’, hingga rumah tangga.

Sedikit berbagi kenangan masa lalu, ada sebuah pertimbangan yang sangat menguatkan saya untuk berhenti FB-an. Sebatas opini pribadi saya yang boleh jadi Anda terima, Anda debat, bahkan Anda tolak mentah-mentah.

Jadi, begini ceritanya …
Lanjutkan membaca Dahulukan Makanan Pokok

10 Hari Awal Dzulhijjah Lebih Afdhal …

Hari ini Jum’at 28 Oktober 2011 adalah 1 Dzulhijjah 1432 H.

Syekh Utsaimin berkata,

“10 hari pertama dzulhijjah lebih afdhal daripada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Hendaknya para penuntut ilmu mengingatkan masyarakat akan keutamaan ini, karena kebanyakan kaum muslimin lalai akan hal ini.”

Jika kita semangat beribadah tatkala 10 terakhir bulan Ramadhan maka hendaknya kita juga bersemangat dengan berbagai ibadah pada 10 hari ini, baik puasa, shalat malam, sedekah, baca Alquran, berbakti kepada orang tua, dakwah, bertakbir, bertahlil, berzikir, dll.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada hari-hari yang Allah lebih suka amalan sholeh dikerjakan pada hari-hari tersebut daripada 10 hari Dzulhijjah.” Maka ada seseorang yang bertanya, “Tidak juga jihad fi sabilillah, wahai Rasulullah?” Nabi berkata, “Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali seseorang yang keluar dengan membawa nyawa dan hartanya kemudian ia tidak kembali dengan sedikit pun dari harta dan nyawanya.”

N.B.: Disalin-rekatkan (copy – paste) via FB Social Plugin di situs www.muslimah.or.id dari status FB Ustadz Firanda.