Kenalan Baru dari Isfahan

Tadi selepas shalat isya di Masjid An-Nur UTP, saya kenalan dengan seorang wanita. Dia kelihatan tekun sekali membaca sesuatu di hadapannya. Usut punya usut, dia membaca sesuatu yang membuat saya heran dan bertanya-tanya.

Lanjut berlanjut, saya sapa beliau ….

S (saya): Assalamu ‘alaykum (sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman).

B (beliau): Wa’alayukmussalam (menyambut jabatan tangan).

S: Are you from Pakistan? Bangladesh? (menebak dari wajah Timur Tengah-nya)

B: No, I’m from Iran.

S: Iran? (agak ragu, apakah beliau bilang “Iran” atau “Iraq”)

B: Yes, Iran.

S: Iran? Teheran? (memastikan bahwa yang dimaksudnya adalah “Iran”)

B: Yes. Isfahan. I’m from Isfahan.

S: Oh, I know Isfahan (saya pernah mendengar nama kota ini).

Obrolan berlanjut dengan mengenalkan kawan Malaysia saya padanya. Mereka tampak akrab bicara soal Teknik Elektro. Sekitar 15 menit kemudian saya pamit pulang. Tapi ada obrolan menarik sebelum saya benar-benar pamit pergi.

S: You come here by car?

B: No, by walking.

S: By walking?

B: Yes, I like walk.

Kawan Malaysia saya tanya di mana tempat tinggalnya.

B: In V5

Masya Allah, lumayan juga itu. Sekitar 1 km dari Masjid An-Nur.

S: You don’t have bicycle?

B: I have. Sometimes I use it.

S: Okay, but you love walking (sambil tersenyum).

B: I always come every night here by walking, then I stay for reading Quran.

Nah, bagian ini yang bikin saya heran. Kalau dilihat dari busana beliau, sepertinya beliau bukan sunni. Kesimpulannya? Beliau Syiah? Tapi kok semangat banget tiap malam ke Masjid An-Nur buat shalat trus baca Alquran. Serius banget loh beliau kelihatan pas lagi baca Alquran.

Padahal kemarin, saya baru saja membuka video tentang Syiah, tentang Iran dan Syiah-nya. Masih segar di ingatan saya perlakuan mereka terhadap agama Islam yang mulia.

Jadi, sambil melangkahkan kaki menuruni tangga Masjid, saya masih berpikir dalam hati, “Dia membaca Alquran? Tiap malam ke sini untuk shalat dan tekun membaca Alquran?”

Semoga Allah benar-benar melapangkan hatinya di atas cahaya Islam yang haq …. Meneguhkannya di atas jalan kebenaran itu, meski suatu saat dia kembali lagi ke kampung halamannya di Iran sana ….

Perak Darul Ridzuan, 8 Juli 2012,

Athirah

2 pemikiran pada “Kenalan Baru dari Isfahan

  1. heehmm,,usut punya usut ternyata yang anak kecil dapat gelar doctor causa yang dulu sempat menghebohkan kabarnya juga dari iran….ikutan bingung ^_^’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s