3 + 2 + 1 = Semoga Sukses!

Jika kita mengamati dakwah ahlus sunnah wal jama’ah yang diperjuangkan para ustadz dan kawan-kawan, ada tiga ramuan formula yang penting diperhatikan, utamanya bagi yang baru merintis jalan dakwah.

Formula-3

Ada 3 komponen yang mesti disiapkan:

  1. Penyampai materi, a.k.a. Ustadz/Ustadzah.
  2. Tim teknis khusus; mengurusi bidang-bidang yang memerlukan keahlian khusus, seperti: desain pamflet kajian, pemasangan sound-system (jika diperlukan), dan lobi terhadap pihak pengurus masjid untuk dijadikan tempat pengajian.
  3. Tim teknis umum; mengurusi bidang-bidang yang tidak memerlukan keahlian khusus, seperti: menyebarkan selebaran kajian dan menyebarkan info kepada teman-teman dan sanak keluarga, via SMS/surel/mulut-ke-mulut.

Formula-2

Ada 2 materi yang jadi favorit kaum muslimin:

  1. Bahasa Arab. Materi yang cukup mudah dan sistematis bisa diambil dari kitab Al-Muyassar fi ‘Ilmin Nahwi karya Ustadz Aceng Zakariya dan kitab Al-Mukhtarot karya Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron.
  2. Tahsin qiro’atil Quran (memperbaiki bacaan Alquran) dan ilmu tajwid. Buku rujukan yang mudah dan sistematis adalah buku Panduan Praktis Tajwid dan Bid’ah-bid’ah Seputar AlQuran, sedangkan untuk latihan bisa menggunakan buku Tamhid Iqro’ Qiroati; keduanya adalah karya Ustadz Abu Hazim bin Muhammad Bashori.

Insya Allah, kedua materi tersebut bisa menjadi jalan mendekatkan kaum muslimin menuju Islam yang sahih berdasarkan pemahaman salafush shalih.

Oleh karena itu, bagi Anda yang saat ini masih memiliki kesempatan belajar yang lapang, pertajam kemampuan ilmiah Anda dalam dua bidang tersebut. Insya Allah, itu bisa menjadi bekal minimal Anda dalam mendekatkan masyarakat di sekitar Anda menuju pemahaman Islam yang lebih baik. Kemampuan ilmiah dasar dalam akidah, fikih, manhaj, dan hadits, insya Allah juga akan sangat membantu Anda dalam usaha tersebut.

Formula-1

Yang sudah terbukti sejak zaman para rasul terdahulu, sebuah dakwah tauhid itu tak selamanya akan diikuti bergerombol-gerombol orang. Ada rasul yang hanya diikuti sedikit orang, namun ada juga yang akhirnya diikuti oleh begitu banyak orang.

Memang, dakwah tauhid yang kita jalankan bukan untuk memperbanyak pengikut, namun untuk menyampaikan keindahan Islam dan batasan-batasan Allah terhadap para hamba-Nya. Kalau banyak yang mendapat hidayah dengan sebab kita, alhamdulillah, itulah yang kita harapkan. Akan tetapi, kalau ternyata yang mengikuti jalan sunnah dengan sebab kita hanya satu-dua orang, allhamdulillah, yang penting kita telah berusaha.

Jika dirasa masih ada formula yang kurang dari penjabaran di atas, mohon utarakan saran Anda melalui kolom komentar di bawah.

Semoga Allah menjadikan kita pembuka pintu-pintu kebaikan, di mana pun kita berada.

Bandar Universiti, 27 Oktober 2011,
Athirah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s